Padamu negeri kami berjanji, Padamu negeri kami berbakti, Padamu negeri kami mengabdi, Bagimu negeri jiwa raga kami. (Pencipta Lirik dan Lagu Bagimu Negeri: Kusbini)

Monday, July 7, 2014

Masa sih?

Masa dia mau menyelamatkan nyawa 24 orang peneliti Lorentz dari 26 orang (banyak bule) yang disandera OPM tahun 1996, tapi mau membunuh rakyat sendiri (aktivis) pada tahun 1998?

Masa dulu jaman Megawati jadi Capres dan Prabowo Cawapres pada tahun 2009 isu pelanggaran HAM tidak dihembuskan, tapi sekarang dihembuskan bukan main?

Masa mantan aktivis 1998 yang dulu getol meruntuhkan Orde Baru bahkan jadi korban penculikan seperti Desmond Junaidi Mahesa, Aan Rusdianto, Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang, tapi sekarang menjadi kader dan elit di Partai Gerindra?

Masa salah satu anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yaitu SBY yang dulu ikut menandatangani Surat Pemberhentian Prabowo pada 1998, saat ini mendukung Prabowo menjadi Presiden selanjutnya?

Udah gak jaman ngomongin Prabowo tersangkut pelanggaran HAM, basi.

Saya pilih yang Internasionalis, yang mau aktif menjaga perdamaian kawasan, yang tau juga Lokasi dan Permasalahan Laut Cina Selatan (di utara Natuna, Kepulauan Riau) yang sedang tegang antara Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei (ASEAN) menghadapi tekanan kapal-kapal perang Cina di Laut Cina Selatan.

Saya pilih yang berkali-kali menekannya pentingnya "Energi Terbarukan" dan "Sustainable Energy" serta menjanjikan Dana Penelitian tambahan hingga Rp 10 Triliun (dari saat ini 0,1% PDB, sebagai perbandingan Singapura 2,6% dari PDB, Jepang 3,4% dari PDB, dan Korea Selatan 3,6% dari PDB).

Belum lagi ilfeel liat rekam jejak Partai Banteng, dalam perjanjian Batu Tulis antara PDIP - Gerindra di 2009, pada 5 tahun mendatang (2014) PDIP berjanji akan mendukung Prabowo. Faktanya PDIP mengangkat seorang Jokowi jadi Capres, padahal baru kurang dari 2 tahun menjabat Gubernur DKI Jakarta, Jokowi mencederai makna sebuah perjanjian antar partai dan amanah jutaan rakyat jakarta yang sudah memilih dia menjadi Gubernur untuk 5 tahun, menunggu 2019 akan lebih bijaksana.

Dibawah ini adalah OPERASI MAPENDUMA oleh JOKOWI TV (METRO TV - red) pada 2012 lalu pas masih objektif.

Jakarta, 6 Juli 2014

Oleh Tubagus Aryandi Gunawan


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

1 comments:

bella putri said...

Agen Bola
Agen SBOBET
Agen Judi
Bonus
Prediksi Bola Jitu
Pendaftaran

Post a Comment

Bangun pemudi pemuda Indonesia, Tangan bajumu singsingkan untuk negara, Masa yang akan datang kewajibanmu lah, Menjadi tanggunganmu terhadap nusa, Menjadi tanggunganmu terhadap nusa. Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas, Tak usah banyak bicara trus kerja keras, Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih, Bertingkah laku halus hai putra negri, Bertingkah laku halus hai putra negri. (Pencipta Lirik dan Lagu Bangun Pemudi Pemuda: A. Simanjuntak)